jump to navigation

Simposium Internasional UMJ-UIN dan Istanbul Foundation Oktober 12, 2009

Posted by stikesmuhammadiyahciamis in Uncategorized.
comments closed

Simposium Internasional UMJ-UIN dan Istanbul Foundation

Selain berkonsentrasi kepada pembangunan fisik, UMJ terus berusaha membangun tradisi akademik yang merupakan core value sebuah perguruan tinggi. Banyak kegiatan akademik yang dilakukan oleh UMJ, baik yang mandiri maupun bekerjasama dengan lembaga lainnya. Dalam hal kerjasama ini, bulan ini UMJ bekerjasama dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Istanbul Foundation for Science and Culture telah mengadakan acara Simposium Internasional bertajuk “Peace in Islam: Said Nursi’s Thought on Social Harmony, Education, and Revivalism”. Simposium ini mengangkat pemikiran Said Nursi, tokoh pembaharu dari Turki (1876-1960) tentang Perdamaian, Pendidikan dan Kebangkitan kembali Islam. Simposium  dilaksanakan dua hari, tanggal 23 Juli di Aula UMJ dan 24 Juli di Theatre Room UIN Jakarta. Para nara sumber berasal dari 11 negara, termasuk Indonesia, yaitu Prof. Dr. Faris Kaya (Istanbul Foundation-Turki), Prof. Yunus Cengel (Turki), Muhammad Daud Sam (Kamboja), Prof. Thomas Michel (Itali), Dr. Hasan Matzen (Thailand), Prof. Dr. Ali Mufrodi, MA (IAIN Surabaya), Dr. Mohd. Iqbal Abdul Wahab (IIU Malaysia), Prof. Dr. Andi Faisal Bakti (UIN Jakarta), M. Zaidin Mat (Malaysia), Prof. Dr. M. Sirozi (IAIN Palembang), Prof. Fauzan Saleh (IAIN Kediri), Dr. Hasan Canna (Fhilipina), Zaprulkhan, M.Si (IAIN Bangka), Usep Abdul Matin, MA (UIN Jakarta).

Simposium hari pertama di Aula UMJ dibagi dalam dua sesi, dengan moderator Endang Zakaria (Dosen Bahasa Inggris FAI, FIP dan F.Tan-UMJ) dan Ema Suhaenah (Dosen Bahasa Inggris FAI-UMJ) dengan menampilkan para pembicara Prof. Dr. Faris Kaya, Prof. Yunus Cengel, Prof. Dr. Ali Mufrodi, Dr. Mohd. Iqbal Abdul Wahab, Prof. Dr. Andi Faisal Bakti, Prof. Dr. Sirozi, Prof. Fauzan Saleh, dan Usep Abdul Matin, MA. Simposium dihadiri oleh 120 orang peserta dari dosen, mahasiswa UMJ, dan peserta dari luar UMJ.

Ketua Istanbul Foundation-Turki, Prof. Dr. Faris Kaya menyampaikan rasa simpatinya kepada UMJ yang bisa bangkit lagi setelah dilanda bencana Situ Gintung. Faris memuji Rektor UMJ yang mampu membangun kembali Kampus meskipun tanpa bantuan dari pemerintah. “She is lion lady who could rehabilitate this Campus by own fund”, katanya. Sementara itu Rektor UMJ, Dr. Hj. Masyitoh menyambut baik kerjasama yang terjalin antara UMJ, UIN Jakarta dan Istanbul Foundation ini. “Saya berharap kerjasama ini dapat terus ditingkatkan dalam bidang lainnya, seperti pertukaran mahasiswa, dosen, dan penelitian antara UMJ dan Turki dengan mengambil topik pemikiran dari dua tokoh Turki dengan Muhammadiyah (Said Nursi dan K.H. Ahmad Dahlan atau lainnya)”, kata Masyitoh kepada Prof. Faris Kaya, yang disetujui dan didukung oleh Faris Kaya. Beberapa tamu dari luar negeri, termasuk Prof. Dr. Faris Kaya menyempatkan diri melihat Gedung FKK, Asrama Mahasiswa dan Gedung Pascasarjana UMJ.

Para nara sumber banyak mengulas dan mengisahkan ketaladanan Said Nursi dalam berbagai hal. Kisah Badi’uzzaman Said Nursi memang merupakan kisah seorang cendikiawan dan guru muslim yang pada saat kejayaan dunia Islam mengalami kemunduran dalam menghadapi imprialisme barat yang sedang bangkit. Dia telah mendedikasikan hidupnya dan yang belajar mempertunjukkan bahwa revitalisasi dunia Islam, dan bahkan kemakmuran dan kebahagiaan umat manusia, harus dicari dalam Al-Qur’an  yang merupakan wahyu Ilahi, bukan pada peradaban yang dominan pada zaman sekarang karena peradaban ini terilhami oleh prinsip-prinsip yang berasal dari manusia. Ini merupakan tujuan Nursi sejak masa mudanya, dan upaya mencapai tujuan ini membuat Said Muda menulis beberapa karya asli dan aktif terlibat dalam pergerakan konstitusional yang dia percaya sebagai satu-satunya cara menyelamatkan keruntuhan dan kemajuan kerajaan Usmani dan dunia Islam. Bagi Nursi dan para pemikir zaman sekarang, nilai-nilai konstitusionalisme seperti pemerintahan yang representatif, perundingan, dan perundang-undangan itu sesuai dengan Islam dan sangat penting untuk membangun kembali peradaban Islam. Nursi secara khusus menekankan agar mendasarkan semua ini pada Islam.

Humas UMJ/ 14-7

PROGRAM STUDI STIKes MUHAMMADIYAH CIAMIS Oktober 11, 2009

Posted by stikesmuhammadiyahciamis in Prodi.
comments closed

D3 KEBIDANAN

D3 KEPERWATAN

D3 FARMASI

D3 ANALIS KESEHATAN

S1 KEPERAWATAN

VISI DAN MISI STIKes MUHAMMADIYAH CIAMIS Oktober 11, 2009

Posted by stikesmuhammadiyahciamis in visi misi.
comments closed

VISI DAN MISI STIKes MUHAMMADIYAH CIAMIS:

1. Visi

Menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Unggulan yang Mampu Menghasilkan Tenaga yang Islami, Profesional dan Berwawasan Global.

2. Misi

1. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan Kesehatan dengan mengedepankan IPTEK dan IMTAQ dengan ciri Islami. 2. Mengembangkan kurikulum pendidikan sesuai dengan tuntutan dunia kerja dan pasar global. 3. Melaksanakan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. 4. Meningkatkan kuantitas dan kualitas Sumber Daya Manusia, sarana dan prasarana pendidikan. 5. Mengembangkan kemampuan bahasa asing terutama Bahasa Arab dan Bahasa Inggris serta mengembangkan kemampuan berorganisasi serta kepemimpinan Akademik di lingkungan civitas akademi.

Alamat STIKes Muhammadiyah Ciamis Oktober 11, 2009

Posted by stikesmuhammadiyahciamis in Alamat STIKes Muhammadiyah Ciamis.
comments closed

Alamat : Jl. K.H. Ahmad Dahlan No. 20 . Telepon/Fax : (0265) 773052

Rekomendasi DINKES Propinsi Jawa Barat No. 421.4/13319-SDK.

Rekomendasi Pengurus Pusat PPNI No. 267/PP.PPNI/K/IV/2006.

Rekomendasi BPPSDM DEPKES RI No. HK.03.2.4.1.02057.

Izin DEPDIKNAS RI No. 110/D/0/2006

Profil STIKes Muhammadiyah Ciamis Oktober 11, 2009

Posted by stikesmuhammadiyahciamis in Profil STIKes.
comments closed

PROFIL STIKES MUHAMMADIYAH CIAMIS

A. Sejarah Pendidikan Tinggi Muhammadiyah Ciamis

Mengacu dari perjuangan KH. Ahmad Dahlan, Pimpinan daerah Muhammadiyah Ciamis yang diketuai oleh H. Abbas mengembangkan syiar Islam melalui amal usahanya di bidang pendidikan sebagai langkah awal Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ciamis pada tahun 1952 mendirikan Perguruan Muhammadiyah yang membuka Pendidikan Guru Agama (PGA) yang diketuai oleh Bapak Kholil Afandi, Bapak KH. Mahmudin, BA dan Bapak Nana Sutrisna sampai tahun 1978.

Pada kepemimpinan KH. Mahmudin, BA tahun 1975 melihat perkembangan pendidikan di Indonesia semakin maju maka melihat peluang yang ada bersama sama dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ciamis yang diketuai oleh KH. Bukhori Hatta membuka program Sekolah Pendidikan Guru (SPG) dan kepalanya dipercayakan kepada Bapak Ahmad Bakri, BA dan proses belajar mengajar sampai tahun 1982 yang berturut-turut diketuai oleh Drs. Yoyo Wardaya; Subkhi Ernawan, BA.

Dengan adanya program pemerintah untuk mengurangi kelulusan Sekolah Pendidikan Guru (SPG) maka Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ciamis dengan dasar pemikiran supaya tetap berda’wah melalui pendidikan maka pada tahun 1982 Sekolah Pendidikan Guru (SPG) dialihfungsikan menjadi Sekolah Menengah Umum (SMU) Muhammadiyah Ciamis hal ini berjalan dari tahun 1982 sampai tahun 1991 dengan berturut-turut di pimpin oleh Drs. Ahmad Dase, Drs. E. Ibrahim dan terakhir Bapak Amas Martadiharja, BA.

Pada tahun 1990 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ciamis membuka SPK Kelas Jauh SPK Muhammadiyah Tasikmalaya dan sebagai penanggung jawabnya ditunjuk dr. Hj. My. Yeti Senowati. SPK Muhammadiyah Ciamis yang merupakan kelas jauh SPK Muhammadiyah Tasikmalaya pada tahun 1993 SPK Muhammadiyah Ciamis berdiri sendiri, dimana segala aktifitas akademik yang berkaitan dengan proses belajar mengajar menjadi tanggung jawab SPK Muhammadiyah Ciamis sepenuhnya. Untuk itu Robi’ah Fadhil, SKM ditunjuk sebagai kepala SPK Muhammadiyah Ciamis sampai dengan izin perpanjangan dengan Keputusan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.00.06.1.1.174.1 Tentang Perpanjangan Izin Penyelenggaraan SPK Muhammadiyah Ciamis Provinsi Jawa Barat selama 4 tahun dengan alokasi peserta didik sebanyak 60 orang yang ditetapkan pada tanggal 15 Januari 1998. Untuk mewujudkan SPK Muhammadiyah Ciamis yang berkualitas dan untuk meningkatkan kualitas sumber daya insani dan lulusan yang profesional maka segenap civitas akademika SPK Muhammadiyah Ciamis selalu mengarahkan segala aktifitasnya dan mengadakan koordinasi dalam proses meningkatkan status yang telah tercapainya. Kerja keras dan kerja sama yang baik akhirnya membuahkan hasil dengan diperolehnya akreditasi status B dengan nilai 80,23 melalui Surat Keputusan Kepala Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan (PUSDIKNAKES) Nomor HK.00.06.4.3.135 tanggal 13 Januari 1998 Tentang penetapan Strata akreditrasi SPK Muhammadiyah Ciamis.

Sehubungan dengan Surat Keputusan Kepala Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan (PUSDIKNAKES) Republik Indonesia Nomor HK.00.06.4.2.054 Tentang berlakunya pedoman konversi institusi pendidikan tenaga kesehatan jenjang pendidikan menengah menjadi pendidikan tinggi maka pada tanggal 7 Januari 1999 maka SPK Muhammadiyah Ciamis dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ciamis mengajukan konversi ke Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan (PUSDIKNAKES) melalui Kantor Wilayah (KANWIL) Departemen Kesehatan (DEPKES) Profinsi Jawa Barat maka keluarlah Keputusan Kepala Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan (PUSDIKNAKES) Republik Indonesia Nomor HK.00.06.1.3.1769 Tentang Izin Penyelenggaraan Akademi Keperawatan Muhammadiyah di Ciamis Provinsi Jawa Barat pada tanggal 23 Juni 1999 berlaku selama 2 Tahun mulai tahun ajaran 1999/2000.

Semula SPK dikelola oleh Majlis Pembina Kesehatan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ciamis setelah konversi ke perguruan tinggi (tingkat akademik) pengelolaan AKPER dilaksanakan oleh Badan Pelaksana Harian Akademi Keperawatan (BPH AKPER) Muhammadiyah Ciamis sebagai kepanjangan tugas dari Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Muhammadiyah (BP-PTM) yakni Majlis Pendidikan Tinggi Muhammadiyah (MAJELIS DIKTI LITBANG) Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan Surat Keputusan Pimpinan Pusat Nomor : 91/SK-MPT/II/I.b/2000 Tentang Pengangkatan Pengurus Badan Pelaksana Harian Akademi Keperawatan (BPH AKPER) Muhammadiyah Ciamis periode 2000-2004 yang ditetapkan di Yogyakarta pada tanggal 13 Ramadhan 1421 H / 09 Desember 2000 M. Kemudian diangkat kembali Kepengurusan Badan Pelaksana Harian (BPH AKPER) Muhammadiyah Ciamis untuk periode 2005-2008 dengan Surat Keputusan Pimpinan Pusat Majlis DIKTI LITBANG Nomor : 118/KEP/I.3/C/2004 Tanggal 14 Syawal 1425 H/27 Nopember 2004 M.

Perpanjangan izin penyelenggaraan Akademi Keperawatan Muhammadiyah Ciamis sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan dengan nomor : HK.00.06.1.1.03509 ditetapkan di Jakarta pada tanggal 21 September 2001, Selanjutnya diperpanjang dengan Keputusan MenKes RI Nomor HK. 03.2.4.1.3023 ditetapkan di Jakarta pada tanggal 4 Agustus 2003 dan berlaku selama 4 tahun. Kemudian pada tanggal 3 April 2003 AKPER Muhammadiyah Ciamis di akreditasi oleh PUSDIKNAKES DEPKES RI dengan hasil strata “B” sesuai Keputusan Kepala PUSDIKNAKES DEPKES RI Nomor : HK. 00.06.2.2.505.

Berdasarkan Keputusan Dirjen Dikti Nomor 108/DIKTI/KEP/2001 dan Surat Edaran dari Dirjen Dikti Nomor 2209/D/T/2001 perihal Permohonan Rekomendasi Akademi Bidang Kesehatan yang diselenggarakan oleh Masyarakat maka AKPER Muhammadiyah Ciamis mengajukan permohonan untuk pengalihan pembinaan dari DEPKES ke DEPDIKNAS melalui Dirjen DIKTI sehingga pada tanggal 30 Desember 2004 AKPER Muhammadiyah Ciamis resmi alih pembinaan sesuai dengan Keputusan MENDIKNAS RI nomor : 200/D/O/2004 Tentang Pemberian Izin Pengalihan Pembinaan AKPER Muhammadiyah Ciamis Dari Departemen Kesehatan ke Departemen Pendidikan Nasional Diselenggarakan Oleh BPH-PT Muhammadiyah Ciamis.

Pada tahun 2004 berdiri Akademi Kebidanan Muhammadiyah Ciamis melalui SK Mendiknas Nomor 156/D/O/2004 tentang Pemberian Izin Penyelenggaran Program Studi dan Pendirian Akademi Kebidanan Muhammadiyah Ciamis sehingga pada tahun ajaran 2004/2005 sudah bisa menerima mahasiswa.

Disamping pengembangan pendidikan Akper dan Akbid di atas, pada tahun 2001 BPH-PTM Ciamis juga merintis pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) dengan rencana pembukaan 2 Program Studi yaitu S1 Kesehatan Masyarakat dan S1 Keperawatan. Sehubungan dengan perubahan kebijakan di pemerintah pusat proses pendirian mengalami hambatan, baru pada akhir tahun 2004 rekomendasi pendirian STIKes keluar dari Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat.

Selama tahun 2005 dipergunakan untuk persiapan menghadapi visitasi pembukaan Prodi S1 Keperawatan STIKes Muhammadiyah Ciamis. Dan pada awal tahun 2006 dilakukan visitasi, hasilnya alhamdulillah berhasil sehingga pada tahun ajaran 2006/2007 pendidikan Akper dan Akbid berubah bentuk menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) dengan 3 program studi yaitu DIII Keperawatan, D III Kebidanan dan S1 Keperawatan.

B. Tujuan Institusi STIK es Muhammadiyah Ciamis

•  Tujuan Umum

•  Menyiapkan peserta didik menjadi Tenaga Ahli dibidang Kesehatan profesional yang Islami, beriman dan bertaqwa, berakhlak mulia yang memiliki kemampuan akademik dan beramal menuju terwujudnya masyarakat utama, adil, dan makmur yang diridhoi oleh Aloh SWT.

b. Mengembangkan dan menyebarluaskan Ilmu Pengetahuan, tekhnologi dan kesenian dalam rangka memajukan Islam dan meningkatkan kesejahteraan umat manusia.

•  Tujuan Khusus

•  Menghasilkan Tenaga Ahli bidang kesehatan yang profesional pemula yang memiliki pengetahuan mengenai masalah kesehatan saat ini dan yang akan datang.

•  Melaksanakan dan mengembangkan program pendidikan berdasarkan falsafah negara pancasila, UUD 1945, tujuan institusi dan rancangan konseptual serta bertanggung jawab dalam menyelenggarakan pendidikan.

•  Menyediakan sarana lingkungan yang mendukung proses belajar mengajar serta mengembangkan diri peserta didik dengan memberikan teori dan praktek pendidikan yang tepat.

•  Mempertahankan mutu pendidikan pada taraf yang tinggi dengan bekerja sama dan menggunakan fasilitas serta sumber-sumber pendidikan dari Universitas, atau Instasi Akademik dan non akademik yang lain.

•  Mengembangkan pendidikan keperawatan dengan memberikan kesempatan melakukan kegiatan penelitian dalam bidang keperawata.

•  Memprakarsai pengembangan staf akademik melalui program pendidikan yang berkelanjutan.

C. Catur Darma Perguruan Tinggi Muhammadiyah

Untuk mewujudkan tercapainya tujuan Pendidikan Tinggi Muhammadiyah sebagai mana tercantum dalam Qoidah Perguruan Tinggi Muhammadiyah, maka STIKes Muhammadiyah Ciamis berusaha dengan sungguh-sungguh melaksanakan Catur Darma PTM yang meliputi :

•  Menyelenggarakan Pendidikan dan Pengajaran

•  Mengadakan Penelitian

•  Melaksanakan Pengabdian kepada masyarakat

•  Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT melalui pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Selamat Datang Oktober 11, 2009

Posted by stikesmuhammadiyahciamis in Uncategorized.
comments closed

Selamat Datang di  stikesmuhammadiyahciamis.WordPress.com

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.